Versi Rapi
Dude, get ready for this hot stuff!

Akhir tahun kemarin Apple akhirnya resmi memperkenalkan Mac OS generasi berikutnya. Melanjutkan generasi sebelumnya, nama Mac OS yang baru ini masih diambil dari taksonomi hewan dari family Felidae (bangsa kucing). Setelah sebelumnya telah ada Mac OS Kodiak, Cheetah, Puma, Jaguar, Panther, Tiger, Leopard, dan Snow Leopard, maka Mac OS baru ini diberi nama Lion.

Mac OS X Lion yang memiliki versi 10.7 ini baru akan direlease pada Juli 2011 nanti sih. Tapi screenshotnya sudah dapat dilihat di situs resmi Mac.

Nampaknya Lion membawa perubahan yang cukup berarti pada interfacenya dibandingkan versi sebelumnya Snow Leopard yang hampir tak berubah dari versi Leopard. Seperti yang disebutkan pada situs resminya, mereka mengambil keunggulan dari Mac OS dan membawanya ke iPhone. Kemudian keunggulan iPhone Dikembangkan ke iPad. Dan kini, keunggulan yang dimiliki iPad akan kembali ke Mac dan diterapkan Mac OS X Lion.


Berikut fitur-fitur baru pada Lion yang telah dijanjikan oleh Apple:

Launchpad/Springboard



Persis seperti Home Page milik iPad, Launchpad ini memberikan akses langsung ke aplikasi. Dengan teknologi multitouch trackpad khas Apple, kita cukup melakukan swipe untuk berpindah halaman launchpad.


AppStore


Seperti yang sedang marak di sistem operasi portabel, Mac Lion membawa fitur AppStore. Di sini kita dapat berbelanja aplikasi langsung dari sistem operasi kita.


Native Fullscreen Apps


Di iPad, semua aplikasi berjalan fullscreen efektif memenuhi seluruh layar. Dengan Mac OS X Lion, aplikasi didesain untuk digunakan benar-benar fullscreen tanpa diganggu oleh titlebar, menubar, maupun dock.

Mission Control


Pengaturan Spaces yang lebih rapi dan terperinci (lihat sendiri gambarnya :p).


Dan (katanya) masih banyak fitur baru lain yang akan dikembangkan selanjutnya.
So d
ude, get ready for this hot stuff! ('dude' refers to hackintoshers, not Mac Lovers :D)

Thursday, January 27, 2011

Sungguh, saya jauh lebih suka melihat orang membanggakan dirinya sendiri (a.k.a narsis) di Facebook, daripada melihat orang bergunjing di twitter :D

Sebelumnya, tulisan ini hanya IMHO alias opini pribadi saya :D

Hari ini ternyata layanan BB masih bisa digunakan, alias tidak diblok, horee! Yap, seperti yang kita ketahui, sejak awal januari lalu, pemerintah melalui menkominfo Tifatul Sembiring menyatakan akan melakukan blokir terhadap layanan blackberry jika layanan ini gagal memenuhi syarat2 yang diajukan oleh pemerintah dengan batas waktu tanggal 21 januari kemarin.

Dari sekian banyak syarat, salah satu yang paling kontroversial adalah isu tentang filter konten pornografi yang belum ada di jaringan blackberry. Hal ini banyak ditentang oleh media-media dan masyarakat banyak. Sebabnya adalah: sebegitu pentingnya kah filter pornografi sampai harus memblokir layanan bb jika tidak dipenuhi? Lantas bagaimana nasib pengguna layanan bb, yang benar2 membutuhkan layanan tersebut untuk bekerja? Seperti yang kita ketahui, bb sudah menjadi alat pendukung pekerjaan yang sangat efektif untuk kalangan tertentu. Logikanya, berapa persen sih pengguna yang mengakses pornografi lewat bb? Masa iya beli bb cuma untuk akses pornografi, kan lebih enak mengakses dari komputer.

Penolakan demi penolakan gencar di media-media. Pengguna forum-forum internet, jejaring sosial, ramai-ramai menghujat Tifatul sebagai menteri yang konyol, arogan, asal-asalan. Di twitter, akun tifatul sendiri banyak dimention para pengguna yang sebagian besar mengecam, mencemooh, mencaci maki, bahkan menggunakan namanya sebagai lelucon.

Saya pribadi merasa kasihan sekaligus salut kepada Tiftul yang berani ditertawakan karena kebijakan kontroversialnya. Saya juga heran akan banyaknya orang yang mencari pembenaran untuk menyalahkan sebuah niat baik yang jelas2 sesuai dengan agama dan hukum.

Hei, ada apa dengan kalian para generasi muda Indonesia? kenapa kalian menertawakan niat baik untuk memblokir pornografi? Tidak tahukah kalian betapa berbahayanya pornografi bagi generasi muda? Ataukah berkomentar hanya karena ikut arus, latah? Memang kebijakan Tifatul yang seolah tebang pilih, tapi bukankah satu tindakan kecil lebih berarti daripada seribu kata-kata tanpa aksi. Lihat diri kita sendiri, tindakan nyata apa yang telah kita lakukan, selain menghujat dengan alibi kebebasan berpendapat?


“Pornografi kan bukan isu yang mendesak”

Jika pornografi bukanlah isu penting dan mendesak, sekarang kita ingat-ingat bersama-sama. Adakah teman, saudara, atau orang yang kita kenal mengalami 'kecelakaan' hamil di luar nikah? Saya yakin kalian pasti mendapatkan setidaknya satu nama. Sekarang, renungkan baik-baik, tanya pada hati kita, pantaskah kita menganggap sepele isu pornografi, yang jelas-jelas sudah mengakar di generasi muda kita. Pantaskah kita mencari-cari alasan dan pembelaan untuk menghujat? Tidak.


“masa iya nonton b*kep lewat bb?”

Banyak orang berpikir, masa iya mengakses pornografi lewat bb? Sedikit cerita dari saya. Di komunitas rekan2 saya di bbm, ada satu grup yang dibuat khusus untuk sekedar sharing konten dewasa, seperti gambar, link video, ataupun joke2 vulgar. Istilahnya grup sampingan lah, grup untuk rileks selain grup resmi yang digunakan untuk membahas pekerjaan. Dan nggak jarang pula grup ini digunakan untuk share masalah prostitusi seperti nama, alamat, no telp kegiatan prostitusi. Bisa dilihat kan fungsi ganda bb. Bisa untuk bekerja dan 'rileks' sekaligus. Itu baru komunitas sekitar saya. Tak terbayangkan jika teman atau anak anda yang masih di bangku sekolah mengikuti grup semacam itu dan mendapatkan konten seperti itu.

Ah, sebenarnya itu kan tergantung orangnya. Kalo orangnya baik ga bakal akses pornografi. Apalagi lewat bb.

Anda bisa berkata begitu pada orang dewasa. Tapi bagaimana dengan anak2 anda? Coba kita ingat lagi kata bang napi yang sering muncul di TV. "Kejahatan bukan cuma krn ada niat, tapi juga krn ada kesempatan". Dengan fasilitas semudah itu, siapa yang bisa tahan godaannya!

Yang ingin saya sampaikan adalah, mari gunakan hak bebas berpendapat dengan dengan bijak, jangan sekedar ikut-ikutan. Mari bersama-sama menjadi pengamat yg cerdas, demi generasi muda bangsa ini.

Panjang amat yak, jd males bacanya :p

Monday, January 24, 2011





Pernah nonton film Jumper? Itu tuh, film tentang orang-orang yang bisa teleporting alias pindah-pindah ke tempat lain seenak jidat. Si orang itu tinggal merem sambil berpikir tentang suatu tempat, dan sim-salabim, dia teleporting ke tempat itu! Nggak begitu booming sih filmnya. Ceritanya unik, sayang produksinya nggak maksimal. Harusnya bisa dibikin lebih wah.


Mungkin nggak banyak yang tau, di dunia nyata juga ada jumper-jumper kaya gitu. Iya, yang suka lompat-lompat dari tempat satu ke tempat lain dalam sekejap. Secara virtual tapinya, lewat 4sq alias Foursquare :p Foursquare juga menggunakan istilah Jumper untuk menyebut orang-orang yang doyan check-in di suatu venue, padahal di dunia nyata orang itu nggak benar-benar berada sana. Biasanya para jumper melakukan itu demi mengejar badge atau mayorship. Badge itu item-item yang bisa kita unlock dengan syarat-syarat tertentu. Sementara mayorship adalah tanda bahwa kita adalah mayor di suatu venue, yang bisa didapat dari seringnya kita check-in di venue tersebut. Harusnya badge dan mayorship itu didapat dengan cara check-in ke venue tersebut ketika kita secara nyata berada di tempat itu, sehingga badge dan mayorship didapat dengan susah payah keliling dan waktu yang lumayan lama. Tapi para jumper ini melakukannya dalam beberapa menit tanpa keluar kamar. Bayangin aja mayorship yang udah susah-susah sampai di tangan, tiba-tiba dicolong oleh jumper dengan mudahnya.

Sayangnya sampai saat ini tidak ada larangan dari 4sq untuk para jumper, hanya sekedar himbauan untuk tidak jumping terlalu cepat dari satu venue ke venue lain, atau hanya membuat tips jika benar-benar sedang berada di venue itu, dan beberapa hal lain. Wajar juga sih. Siapa sih yang peduli pada badge-badge langka dan musiman di foursquare, kecuali para jumper ini.

Sebenernya nggak semua jumper menyebalkan. Banyak komunitas jumper dunia yang rada sopan. Biasanya mereka jumping untuk mengincar badge, bukan mayorship. Biasanya mereka mengusung frase “you got the mayorships, we got the badges” atau semacamnya, dan nggak menyerobot mayorship orang. Tapi ada juga jumper yang menyebalkan, check-in check-in sana sini tanpa pandang bulu, ngambil mayorship sebanyak-banyaknya. Yang model begini biasanya jumper amatiran yang nggak punya komunitas, atau newbie komunitas yang kalo dianalogikan dengan hacking istilahnya ngerasa udah jadi hacker hebat padahal cuman script kiddie tanpa skill. Yang begitu tuh yang menyebalkan, udah nggak terhitung berapa kali aja aku berebut mayorship venue dengan orang asing yang itu-itu aja.


Jadi nggak usah heran kalau tiba-tiba ada orang asing check-in dan jadi mayor di kamar kita. Itu bukan hantu, itu cuma jumper :D
Friday, January 14, 2011
1-1-11.
I always believe that the word "someday" means never..

By the way, malam tahun baru, baru pulang dari kantor jam 8 malam :(
Hehe, not a big deal actually, memang dari kemarin-kemarin sudah saya putuskan untuk menikmati malam tahun baru di rumah saja, merakit kacamata 3D dari plastik mika merah dan cyan kemudian ngegame+nonton sampai pagi dengan kacamata bodoh itu plus sedikit sentuhan iz3D di PC seolah-olah malam ini adalah malam sabtu yang biasa, bukannya malam tahun baru.

Lagipula, sudah cukup puas saya menikmati kembang api-kembang api tahun baru itu, yang sejak 2 minggu lalu nggak berhenti menyala ketika petang tiba. Yap, percaya atau tidak, sudah 3 minggu sejak hari raya galungan, dan masih selalu ada kembang api yang menyala setiap harinya, setidaknya hingga malam ini.

Jadi ingat tahun-tahun sebelumnya. Yah, sudah lama sekali sejak terakhir kali gue menghabiskan malam tahun baru di rumah. Biasanya selalu ada rencana-rencana untuk keluar sesore mungkin dan pulang sepagi mungkin setelah malam pergantian tahun. Bahkan tahun lalu
sampai nggak tidur sama sekali gara-gara jalan ke kota tetangga untuk sekedar menikmati kembang api di depan stadion Manahan Solo. Huaa, i miss those days! :p

Dan sekarang, tak ada malam tahun baru yang lebih sempurna dari ini. Sendirian di rumah, duduk di jendela lantai dua memandangi parade kembang api yang tak henti menyala dari setiap sudut kota. Di sini dengan jelas terlihat langit malam yang gelap benar-benar dipenuhi ribuan percik warna-warni tanpa henti, dilatari cahaya kilat dan suara gemuruh petir yang menyambar sesekali. What a perfect view for my introverted mood :)
*paragraf menghibur diri*

Tapi bener kok, kembang apinya bagus banget. Sejak hari mulai gelap tadi, sulutan kembang apinya bener-bener nggak berhenti. Apalagi waktu klimaksnya, pas pergantian tahun tadi. Wuiih, kembang apinya bener-bener merata di tiap sudut kota. Dari jendela kamarku terlihat sangat-sangat meriah jauh melewati ekspektasi untuk sebuah kota kecil macem Tabanan ini. Mirip seperti closing scene-nya film V for Vendetta deh, waktu kembang api-kembang api menyala meledakkan gedung parlemen. Nggak nyangka aja, dari sekian banyak parade kembang api yang pernah kulihat, ternyata yang paling indah justru kutemukan di halaman belakang rumah sendiri. Yap, mulai malam ini, its gonna be my favorite place to watch a new year fireworks parade.

Fyuhh, totally pointless posting nih -_-' nampaknya kinerja otak saya sedang terganggu oleh mata yang merem melek tanpa kompromi. Ya sudahlah, mari merasakan nikmatnya tidur pertama di tahun 2011. Happy New Year all, semoga semua resolusi dapat terwujud, SOMEDAY :p
Saturday, January 1, 2011
rei@2015