Versi Rapi
Sempat posting juga akhirnya..

How's Life sodara-sodara! Apa kabar duniaaa!
Hehe, lebaii. Tapi emang, sejak pindahan, hidup rasanya sepiiii. Oiya, aku sudah resmi pindah rumah sejak seminggu yang lalu by the way. Sekarang di perum Adisucipto, pas di sebelah bandara. Huff, lumayan jauh dari peradaban mahasiswa. Lingkungan di sini sepii banged, nggak siang nggak malem, sepii terus. Tapi sepi bukan berarti dapet mood ngerjain TA. Huff lagi.. Yang ada dikit-dikit suntuk. Ujung-ujungnya jalan-jalan sendirian malem-malem, jalan kaki di sekitar kompleks ato di jalan adisucipto sana. Lumayan menyenangkan sih, jalan kaki keliling tempat baru. Rasanya seperti lagi liburan di kota lain, trus jalan-jalan malam keliling kota. Hehe..

Suara-suara itu tuh Yang tambah bikin selalu berasa suasana liburan. Suara pesawat-pesawat terbang en landing yang kadang-kadang kedengaran sampe sini. Suara kereta api juga ada. Percaya nggak, bandara, stasiun, dan koridor busway bisa dicapai dalam lima menit berjalan kaki dari sini! Hihi, bener-bener tempat strategis buat memulai liburan. Iya, mau ke bandara untuk sekedar numpang ngadem sambil menikmati pemandangan para turis yang lagi liburan, ato ke ATM, tinggal lewat pintu belakang, ngelewatin lapangan, sampai deh. Mau ke stasiun Maguwo buat sekedar nongkrong di pinggir rel kereta, tinggal jalan ke barat 5 menit sampai. Yahh, akibatnya jadi kebiasaan jalan-jalan sore mengeksiskan diri dengan lingkungan baru. Lumayan, suntuk dikit tinggal keliling kompleks jalan kaki. Kompleksnya sepi banget, rata-rata cuman ditinggalin sehari-dua dalam seminggu. Menyenangkan!

Ngomong-ngomong tentang liburan, jumat tanggal 1 ntar kita rencana mo ke Jakarta. Sita, Ayu, Dita, Parus, Aday, en gue. Tadinya ada Rama juga, tapi berhubung ada acara, dia berangkat duluan. Oiya, trus ada satu makhluk lagi yang gabung, Galuh. Iseng-iseng tadi malem pamer ke doi klo mau ke Jakarta. Ehh, nggak taunya dia juga mo ke jakarta. Di tanggal yang sama, pula! Sama-sama naik ekonomi pula! Yaasud, sekalian ajak gabung aja. Hihi, nice serendipity ;)

Huff, payah nih, TA nggak jadi-jadi, malah dolann. Mana tabungan makin menipis pula! Ergh, bodo ah, apapun resikonya ditanggung sendiri-sendiri. Hehe. Udah kangenn sama aroma long vacationn!! Yah, walopun nggak beneran long vacation sih, cuman 3 hari rencananya. Tapi lumayan lah buat memuaskan dahaga liburannn, itung-itung pemanasan sebelum merealisasi cita-cita a long-long vacation ke pulau Giri Trawangan Lombok abis TA kelar. Huhu, bisa tercapai nggak ya yang satu itu.

Huaaa!! Jadi bener-bener pengen cepet2 liburan!!!
Wednesday, April 29, 2009
Hidup memang terlalu twist untuk ditebak.
Haha, pasti pada bosen ya dengerin aku ngomong gitu mulu. Pake nada sok bijak pula. Hihi.. Tapi mo gimana, memang hal itu sih yang lagi bener-bener stuck di hari-hariku sekarang. Sapa sangka sih, TA-ku bisa jadi molor jauh dari jadwal begini? Sapa sangka aku bakal tinggal di Perum Adisucipto?Sapa sangka sih klo gue bakal kenal orang itu? hihi..ups, malah ngelantur, hehe. Posting ini judulnya kan "Tentang Seseorang", bukan "Tentang Saya".

Well, November, rasanya baru kemarin kejadian-kejadian itu terjadi. Yah, november kemarin bisa dibilang salah satu dari masa-masa paling chaotic sepanjang aku kuliah. Hihi, lebai sih, tapi yah bisa dibilang memang seperti itu keadaannya. Dimulai dari masalah TA dan hilangnya data-dataku gara-gara hardisk rusak berulang kali en masalah lope-lope nggak penting dan masalah kerjaan dari si bos sampe tawaran ke London dan beberapa pikiran2 lain macem tinggal di kontrakan sendirian yang semua itu terjadi secara bersamaan, akhirnya, entah ini pelarian atau apalah namanya, gue berusaha menyibukkan diri dengan melupakan TA, melupakan hidup untuk sejenak bermain-main, melakukan kesibukan-kesibukan baru macem jalan-jalan tiap ada kesempatan, mulai balik ke ym untuk menghilangkan sepi, part time di LPPM, apapun, yang penting bisa membuatku melupakan 3 hal laknat: skripsi, break-up, en lonely.

Itu masih "Tentang Saya" yak? hehe, okay, lupakan paragraf di atas, cuman funky curhatt nggak penting :D
By the way, kalo ditanya nama siapa yang bakal aku tulis di "Special Thanks" di halaman persembahan skripsiku, mungkin (ini cuman MUNGKIN ya, hehe) gue bakal nulis nama dia di situ. Dia? Yeps, dia, seseorang yang disebut di judul posting ini. She's no one, but she's the one who really accompanies me these last month. And this posting about her is the way i say thanks. En sekarang, nggak kerasa aja udah hampir 6 bulan sejak november, en thanks God dia masi jomblo, jadi aq masi bisa minta ditemenin. Haha. Just kidding ;)

Haha, ini sih apanya yang "Tentang Seseorang"! Huph, susah juga ternyata menulis gimana penilaian kita terhadap seseorang secara objekif. Laen kali aja lahh sis, masukkan aja dalam daftar hutangku ;)
Saturday, April 25, 2009
Nggak pernah sekalipun terpikirkan aku akan berada di sini. Dengan kejadian-kejadian yang terjadi akhir-akhir ini, dengan kehidupan yang kujalani sekarang. Dengan wajah-wajah yang dulu nggak pernah kukira akan mengenalnya. Dengan semua rutinitas yang kujalani kini. Dengan semua hal dan pemikiran yang begitu berbeda. Yah, nggak nyangka aja hari-hariku sekarang bisa menjadi begitu berbeda dibanding kehidupanku satu-dua tahun lalu.

Mungkin diriku beberapa tahun lalu pernah berpikir, pasti menyenangkan bisa kuliah sambil freelance, pasti menyenangkan bisa skating, pasti menyenangkan punya koneksi internet sendiri, pasti menyenangkan punya kamera sendiri, pasti menyenangkan punya kontrakan sendiri, dan pasti menyenangkan-pasti menyenangkan lainnya. Well, setelah semua hal pasti menyenangkan itu terjadi, entah kenapa semua hal itu tenyata nggak se-menyenangkan seperti apa yang dulunya kuyakini pasti menyenangkan.

Huff, jadi tersadar akan sesuatu. Jadi teringat akan kata-kata si tante marigold, "Gimana seandainya tenyata dia ngga seindah ekspektasimu selama ini?" Yah, satu hal yang benar-benar mengusik, bagaimana seandainya hal ini sama saja dengan hal-hal pasti menyenangkan yang lain? Is it worth enough what i've been done for it? Is it worth enough to spend my time to wait for her? Is it worth enough to feel empty, to close my eyes to anyone else? Is it all worth enough? Huff..

Tapi memang life is all about changes, kan? Entah memang sepeti itu ataukah hanya perasaanku saat ini saja, tapi rasa-rasanya ekspektasi itu mulai hilang entahlah oleh apa. Maybe confusion, hesistant, doubtness, distance, pressure, worriness, desperation, replacement, procrastination, fear, obsession, reality, competition, hope, jealousy, differences, edginess, jeopardy, chances, changes, or maybe time simply erase it. Satu yang kubenci bahwa sejauh ini kujalani semuanya hanya untuk menemui akhir yang sia-sia.

Ah, forget it anyway :D
Thursday, April 9, 2009
rei@2015